Kamis, 12 Mei 2016

Makna Rindu itu ...

Nah, Rindu dan kangen, dua kata yang mungkin selalu keluar dari mulut pasangan sejoli dimanapun berada. Tanpa mengenal batas usia, tanpa mengenal background masing-masing, tanpa mengenal dia dari mana, anaknya siapa, cantik, tampan, hitam, putih, kaya, miskin dll semua orang ketika telah merasakan getaran cinta didalam hatinya akan mengeluarkan dua kata tersebut. Entah dengan sebab iseng berkirim sms, tiba-tiba muncullah ide untuk mengetik salah satu dari kata tersebut, ataukah yang sedang ingin merangkai sebuah puisi nan indah buat sang pujangga hati, salah satu atau kedua kata tersebut ada didalam puisinya.
Rindu itu ialah ungkapan cinta yang agak berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan hati. Rindu bukanlah sesuatu hal yang tercela dan keji, akan tetapi perlulah disertai dengan menjaga diri, kesucian dan kerendahan hati.

Pantaskah kita dirindukan? Mungkin karena merasa pintar? Merasa kaya? atau sejenisnya? Pada saat itu Anda mungkin tidak begitu menghargai sebuah kepedulian seseorang, walaupun kepedulian itu ada mungkin nilainya tidak begitu besar, kenapa bisa demikian? hal ini terjadi karena mungkin yang peduli kepada Anda. Ketika hari ini, rasa kepedulian itu sedikit2 mulai berkurang kepada Anda, maka Andapun merasa butuh kembali rasa kepedulian yang pernah tulus diberikan (sese)orang kepada Anda ataupun kita. Disaat jumlah kepedulian itu sedikit, baru kita merasakan begitu berharganya sebuah kepedulian dari seseorang. disaat seseorang telah mengalihkan kepedulian kepada yang lain, karena mungkin ditempat yang lain lebih 'berharga' sebuah kepeulian, baru Anda sadar bahwa berapa nilainya sebuah kepedulian atau betapa pentingnya orang yang begitu peduli dengan Anda. karena kita telah tdk bisa memiliki, saat itulah kita merindu akan sosok yang seperti itu. Hal ini juga berlaku seperti kepedulian dan kasih sayang dari orang tua kita, disaat beliau masih sehat, mungkin saat masih jaya yang mana segala keinginan kita mampu dipenuhi. saat itulah kita tdk begitu menghargai orang tua kita, dengan seenaknya kita minta dibeli ini dibeli itu.Kalau tdk dibeli kita marah, berkata dengan kasar dan bahkan akan mengancam. Ketika beliau sudah tua ketika sudah lemah tak berdaya atau ketika beliau sudah tiada, baru kita merasa kehilangan. Baru kita merasa merindui sosok yang seperti itu kembali yang pasti tak ada penggantinya lagi. Kembali kepada pertanyaan apa itu Rindu? Rindu itu tak cukup hanya sekedar kata-kata untuk mengungkapkannya seperti yang dikatakan dalam KBBI, tapi ini masalah rasa dan masalah jiwa. dimana kondisi kita lebih banyak menyesal karena kita tdk mempergunakannya dengan sebaik-baiknya ketika kesempatan itu ada. dan sering kita sesali, ketika itu telah tiada. Jadi benar seperti kata orang bijak, Syukurilah apa yang kita miliki sekarang, sebelum ia pergi dan tak pernah kembali. Jadi... kembali kepada kepada pribadi kita sendiri.. mensyukuri apa yang kita miliki,atau...(isi sendiri) Jadi, jangan sia-siakan orang yang begitu peduli pada Anda saat ini, sebelum dia pergi dan takkan pernah kembali untuk Anda.

0 komentar:

Posting Komentar