Nah, Rindu dan kangen, dua kata
yang mungkin selalu keluar dari mulut pasangan sejoli dimanapun berada. Tanpa
mengenal batas usia, tanpa mengenal background masing-masing, tanpa mengenal
dia dari mana, anaknya siapa, cantik, tampan, hitam, putih, kaya, miskin dll
semua orang ketika telah merasakan getaran cinta didalam hatinya akan
mengeluarkan dua kata tersebut. Entah dengan sebab iseng berkirim sms, tiba-tiba
muncullah ide untuk mengetik salah satu dari kata tersebut, ataukah yang sedang
ingin merangkai sebuah puisi nan indah buat sang pujangga hati, salah satu atau
kedua kata tersebut ada didalam puisinya.
Rindu itu ialah ungkapan cinta
yang agak berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada
juga yang diikuti dengan kerendahan hati. Rindu bukanlah sesuatu hal yang
tercela dan keji, akan tetapi perlulah disertai dengan menjaga diri, kesucian
dan kerendahan hati.
Pantaskah kita dirindukan? Mungkin
karena merasa pintar? Merasa kaya? atau sejenisnya? Pada saat itu Anda mungkin
tidak begitu menghargai sebuah kepedulian seseorang, walaupun kepedulian itu
ada mungkin nilainya tidak begitu besar, kenapa bisa demikian? hal ini terjadi
karena mungkin yang peduli kepada Anda. Ketika hari ini, rasa kepedulian itu
sedikit2 mulai berkurang kepada Anda, maka Andapun merasa butuh kembali rasa
kepedulian yang pernah tulus diberikan (sese)orang kepada Anda ataupun kita.
Disaat jumlah kepedulian itu sedikit, baru kita merasakan begitu berharganya
sebuah kepedulian dari seseorang. disaat seseorang telah mengalihkan kepedulian
kepada yang lain, karena mungkin ditempat yang lain lebih 'berharga' sebuah
kepeulian, baru Anda sadar bahwa berapa nilainya sebuah kepedulian atau betapa
pentingnya orang yang begitu peduli dengan Anda. karena kita telah tdk bisa
memiliki, saat itulah kita merindu akan sosok yang seperti itu. Hal ini juga
berlaku seperti kepedulian dan kasih sayang dari orang tua kita, disaat beliau
masih sehat, mungkin saat masih jaya yang mana segala keinginan kita mampu
dipenuhi. saat itulah kita tdk begitu menghargai orang tua kita, dengan
seenaknya kita minta dibeli ini dibeli itu.Kalau tdk dibeli kita marah, berkata
dengan kasar dan bahkan akan mengancam. Ketika beliau sudah tua ketika sudah
lemah tak berdaya atau ketika beliau sudah tiada, baru kita merasa kehilangan.
Baru kita merasa merindui sosok yang seperti itu kembali yang pasti tak ada
penggantinya lagi. Kembali kepada pertanyaan apa itu Rindu? Rindu itu tak cukup
hanya sekedar kata-kata untuk mengungkapkannya seperti yang dikatakan dalam
KBBI, tapi ini masalah rasa dan masalah jiwa. dimana kondisi kita lebih banyak
menyesal karena kita tdk mempergunakannya dengan sebaik-baiknya ketika
kesempatan itu ada. dan sering kita sesali, ketika itu telah tiada. Jadi benar
seperti kata orang bijak, Syukurilah apa yang kita miliki sekarang, sebelum ia
pergi dan tak pernah kembali. Jadi... kembali kepada kepada pribadi kita
sendiri.. mensyukuri apa yang kita miliki,atau...(isi sendiri) Jadi, jangan
sia-siakan orang yang begitu peduli pada Anda saat ini, sebelum dia pergi dan
takkan pernah kembali untuk Anda.



0 komentar:
Posting Komentar